ANALISIS PENERAPAN PENGENDALIAN POTENSI BAHAYA DENGAN METODE HIRARC PADA STASIUN KERNEL DI PKS PT. KRESNA DUTA AGROINDO PELAKAR-MILL TAHUN 2022

SIMANGUNSONG, HENNY PUTRI LESTARI (2023) ANALISIS PENERAPAN PENGENDALIAN POTENSI BAHAYA DENGAN METODE HIRARC PADA STASIUN KERNEL DI PKS PT. KRESNA DUTA AGROINDO PELAKAR-MILL TAHUN 2022. Undergraduate thesis, Institut Kesehatan Helvetia Medan.

[thumbnail of SKRIPSI HENNY PUTRI LESTARI SIMANGUNSONG 1802021042.docx] Text
SKRIPSI HENNY PUTRI LESTARI SIMANGUNSONG 1802021042.docx

Download (11MB)
[thumbnail of SKRIPSI HENNY PUTRI LESTARI SIMANGUNSONG 1802021042.pdf] Text
SKRIPSI HENNY PUTRI LESTARI SIMANGUNSONG 1802021042.pdf

Download (4MB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah sarana untuk pencegahan kecelakaan, cacat, dan kematian sebagai akibat kecelakaan kerja, serta merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja dengan cara penerapan teknologi pengendalian perlindungan segala aspek yang berpotensi membahayakan para pekerja. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill tahun 2022.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pedoman wawancara yang dilakukan dengan cara memberi pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden sebagai informan dengan tujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill.
Hasil Analisis penerapan pengendalian potensi bahaya dengan metode HIRARC pada stasiun kernel di PKS PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill terdapat identifikasi potensi bahaya sebanyak 4 kecelakaan kerja berupa terjatuh, terjepit, terpeleset, dan terpapar bahan kimia. Dengan adanya potensi bahaya tersebut, perusahaan melakukan lima tahap pengendalian risiko yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa engineering, pengendalian administratif dan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Kecelakaan kerja tersebut sesuai dengan ketentuan berdasarkan Matriks Identifikasi Sumber Bahaya dan Pengendalian Bahaya (ISBPR) yang dikenal dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC).
Kesimpulan didapatkan faktor hambatan atau tantangan berupa tingkat kepatuhan dan konsistensi pekerja yang masih kurang mengenai pengendalian potensi bahaya yang berlaku baik pada peraturan perundang-undangan maupun peraturan perusahaan. Saran bagi pekerja stasiun kernel meningkatkan sosialisasi dan melakukan pengawasan secara rutin sehingga memberikan efek jera pada pekerja yang melanggar aturan di PT. Kresna Duta Agroindo Pelakar-Mill.

Item Type: Doktoral (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Analisis, Pengendalian, Potensi Bahaya, HIRARC
Subjects: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Pustakawan - Helvetia
Date Deposited: 10 Oct 2023 04:44
Last Modified: 11 Oct 2023 04:02
URI: http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/5506

Actions (login required)

View Item View Item