FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJAK KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022

ADITYA, DINDA PUTRI (2023) FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJAK KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2022. Master thesis, INSTITUT KESEHATAN HELVETIA MEDAN.

[thumbnail of TESIS DINDA PUTRI ADITYA (2002011015).docx] Text
TESIS DINDA PUTRI ADITYA (2002011015).docx

Download (10MB)
[thumbnail of TESIS DINDA PUTRI ADITYA (2002011015).pdf] Text
TESIS DINDA PUTRI ADITYA (2002011015).pdf

Download (7MB)

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dengan tekanan darah melebihi batas normal. Apabila hipertensi tidak dikontrol dengan baik maka dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah bahkan dapat mengakibatkan risiko kematian. Menurut Riskesdas 2018, menunjukkan bahwa prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi sebesar 34,11%. Prevalensi tekanan darah tinggi wanita 36,85% lebih tinggi dibanding dengan laki-laki 31,34%.. Data yang diperoleh dari Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan jumlah penderita hipertensi meningkat dari tahun 2019-2021.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko (herediter, obesitas, kebiasaan merokok, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik) yang berhubungan dengan kejadian pada wanita dewasa di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini wanita dewasa usia 30-49 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sitinjak Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 105 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang, teknik pengambilan sampel adalah Penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu accidental sampling. Data diperoleh dari Puskesmas dan melalui hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Metode analisa data dianalisis secara univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (P<0,05) dan uji multivariat dengan uji regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan variabel herediter, obesitas, kebiasaan kebiasaan makan berhubungan dengan kejadian hipertensi. Variable yang paling dominan adalah kebiasaan makan.
Disarankan kepada responden agar mengubah kebiasaan hidup yang tidak baik menjadi lebih baik untuk mencegah hipertensi dan kepada tenaga kesehatan untuk melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang cara mencegah hipertensi misalnya dengan mengurangi konsumsi makanan yang memicu terjadinya hipertensi.

Item Type: Doktoral (Master)
Uncontrolled Keywords: Herediter, Obesitas, Merokok, Aktivitas Fisik, Kebiasaan Makan, Kejadian Hipertensi
Subjects: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Penyakit - Penyakit > Penyakit Lainnya
Fakultas Keperawatan dan Kebidanan > Kebidanan > Wanita
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Pustakawan Mr. Pustaka Helvetia
Date Deposited: 04 Nov 2023 03:39
Last Modified: 04 Nov 2023 03:39
URI: http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/5596

Actions (login required)

View Item View Item