UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena Odorata L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis

SARA, SITI (2018) UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KIRINYUH (Chromolaena Odorata L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis. Diploma thesis, Institut Kesehatan Helvetia.

[thumbnail of COVER 1515194054.pdf]
Preview
Text
COVER 1515194054.pdf

Download (580kB) | Preview
[thumbnail of BAB I-III 1515194054.pdf]
Preview
Text
BAB I-III 1515194054.pdf

Download (317kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV-V 1515194054.pdf]
Preview
Text
BAB IV-V 1515194054.pdf

Download (38kB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA 1515194054.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA 1515194054.pdf

Download (91kB) | Preview

Abstract

Memanfaatkan tumbuhan alami sebagai pengobatan tradisional sudah dikenal sejak jaman nenek moyang secara turun temurun. Daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata (L) R. M. King & H. Rob) adalah termasuk famili Asteraceae. Dapat memanfaatkan daun Kirinyuh sebagai antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis adalah impian masyarakat di indonesia. Khasiat dari daun Kirinyuh adalah untuk menangani gigitan lintah, luka jaringan lunak, luka bakar, infeksi kulit.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol daun Kirinyuh menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian untuk uji efektivitas antibakteri ekstrak etanol daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata (L) R. M. King & H. Rob) terhadap pertumbuhan koloni bakteri Staphylococcus epidermidis yang dibandingkan dengan erythromycin adalah metode eksperimental.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Kirinyuh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Konsentrasi ekstrak memperlihatkan diameter zona hambat bervariasi, namun dari ketiga konsentrasi diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi yang di uji maka semakin besar pula daya hambat pertumbuhan bakteri. Diperoleh hasil pada konsentrasi 10% esktrak etanol daun Kirinyuh dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis, dari hasil yang dilakukan maka dapat disimpulkan semakin tinggi konsentrasi semakin besar efek daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis.
Disarankan kepada penelitian selanjutnya agar menggunakan metode lain dan pelarut lain yang akan diujikan terhadap pertumbuhan bakteri gram negatif.

Item Type: Doktoral (Diploma)
Additional Information: Daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata (L) R. M. King & H.Rob), Ekstrak, Efek Antibakteri Staphylococcus epidermidis
Subjects: Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi
Divisions: Fakultas Farmasi dan Kesehatan > D3 Farmasi
Depositing User: Siti Sara
Date Deposited: 27 Nov 2018 02:20
Last Modified: 09 Mar 2020 09:32
URI: http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/1213

Actions (login required)

View Item View Item